Luruskan niat sempurnakan ikhtiar akhiri dengan tawakal.

Monday, 27 March 2023

Ngejar Pahala, Nggak Pake Lama!*


 *#TTS06. Ngejar Pahala, Nggak Pake Lama!*


@TemanSurga, kalo usia kita panjang, bisa jadi banyak waktu yang dipakai untuk menuntut ilmu dan menebar manfaat. Kalo harta berlimpah, mungkin akan lebih banyak bersedekah dan membantu orang-orang yang membutuhkan.


Tapi pertanyaannya, benarkah kalo usia kita panjang akan lebih banyak menebar manfaat? Atau malah dipake hura-hura mengejar kesenangan dunia? 


Yakinkah kalo harta kita berlimpah akan lebih banyak bersedekah? Atau malah terjerumus dalam gaya hidup mewah?  


Ingat kak, kontrak kita di dunia bisa berakhir kapan aja tanpa ada pemberitahuan. Rezeki juga bisa luas atau sempit tak melulu sesuai yang kita inginkan. Maut itu sesuatu yang pasti. Sementara usia panjang dan harta berlimpah masih misteri. 


Ali ibn Abi Thalib ra mengingatkan kita, _*“Sungguh aku heran melihat seseorang yang mengejar sesuatu yang tidak pasti. Dan tidak ada yang sangat tidak pasti selain kehidupan. Aku pun heran melihat seseorang melupakan kepastian. Dan tidak ada yang sangat pasti selain kematian.”*_


Itu artinya, jangan pernah berangan entar kalo udah tua baru fokus belajar agama. Atau entar kalo banyak harta baru tergerak membantu sesama. 


Kalo pengen hidup kita berkah, stop menunda-nunda berbuat baik. Karena itu adalah godaan setan yang menyesatkan. 


Sufyan ats-Tsaury rahimahullah mengingatkan, _*“Jika engkau ingin mengeluarkan shadaqah, atau melakukan sebuah kebaikan, atau amal shalih, maka segera laksanakan sejak saat itu, sebelum syaithan menghalangi dirimu untuk melakukannya.”*_


Berapapun usia kita, bersegeralah untuk mengejar pahala. Berapapun harta yang kita punya, bersegeralah bantu sesama. Ini yang bisa bikin hidup kita berkah dan mulia. Selagi Ramadhan, Yuk action! []


GEBER TERUS AMAL SALEHNYA!*

 

*#TTS05. GEBER TERUS AMAL SALEHNYA!*

@TemanSurga, ketika Allah swt berfirman, _“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”_ *(QS. Al-Anbiya: 107)*

Itu artinya, _“Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, ditetapkan baginya rahmat di dunia dan akhirat. Namun siapa saja yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, bentuk rahmat bagi mereka adalah dengan tidak ditimpa musibah yang menimpa umat terdahulu, seperti mereka semua di tenggelamkan atau di terpa gelombang besar”_ (Tafsir ath-Thabari)

Bahagianya sebagai seorang muslim, lantaran *Rahmat Allah swt senantiasa menaungi kita di dunia dan di akherat.* Apalagi di bulan Ramadhan, limpahan Rahmat Allah swt untuk hambaNya, nggak kenal kadaluarsa. Ngalir terus biar hambanya jadi orang-orang yang bertakwa.

*_“Pada awal malam bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin jahat dibelenggu, pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Pintu surga dibuka, tidak ada satu pintu pun yang ditutup. Kemudian Allah menyeru, ‘wahai penggemar kebaikan, rauplah sebanyak mungkin, wahai penggemar keburukan, tahanlah dirimu’. Allah pun memberikan pembebasan dari neraka bagi hamba-Nya. Dan itu terjadi setiap malam.” (HR. Tirmidzi 682)_*

Makanya kebangetan kalo seorang muslim ogah-ogahan jalanin amal sholeh Ramadhan. Padahal Allah swt udah tutup pintu neraka, dibuka pintu surga dan setan-setan dibelenggu tak berdaya. Biar kita-kita nih, pada semangat menjemput rahmat. Berlomba-lomba dalam kebaikan.

Ibadah sunahnya nggak ketinggalan. Sedekahnya selalu disiapkan. Setiap waktunya diisi tadarusan. Seolah ini terakhir kita bertemu Ramadhan.

Ayo geber terus amal salehnya. Dan jauhi amal salahnya. Demi melayakkan diri jadi penghuni surga. Yuk! []


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...